Jumat, 08 Desember 2017

Cara Menginstall Software Adobe Photoshop CS6


CARA MENGINSTALL SOFTWARE
ADOBE PHOTOSHOP CS6

Haii guys, hari ini saya akan memberikan tutorial sederhana untuk menginstall Software Adobe Photoshop CS6 (tutorial sederhana ini khusus banget buat yang masih pemula). Langsung saja kali yaa,, oke deh guys berikut ini adalah cara menginstall Adobe Photoshop CS6 dapat dilihat dari gambar dibawah ini :
1.      Pertama hal yang dilakukan adalah dengan terlebih dahulu mendownload software Adobe Photoshop CS6, anda dapat mencarinya di situs-situs yang terpercaya.
2.      Setelah software Adobe Photoshop CS6 di download kemudian ekstrak file tersebut di tempat yang anda inginkan.
3.      Setelah di ekstrak kemudian cari setup, tunggu sampai muncul tampilan seperti gambar dibawah ini, lalu klik next.
4.      Pada tampilan License Agreement, pilih bulatan I accept the agreement, kemudian klik next.

5.      Pada tampilan Select destination location browsing tempat yang anda inginkan untuk menginstall software tersebut, sebaiknya gunakan tempat  yang sudah otomatis disediakan, lalu klik next.

6.      Pada tampilan select start menu folder langsung saja klik next.

7.      Pada tampilan select additional tasks centang di kolom create a desktop icon jika mau menampilkan software Adobe Photoshop CS6 di desktop yang dapat memudahkan untuk pencarian/untuk menggunakan software tersebut, kemudian klik next.

8.      Tunggu beberapa saat sampai muncul tampilan seperti dibawah ini, lalu masukkan license key berikut dibawah ini, lalu klik next.

9.      Setelah license key  diinput lalu akan muncul tampilan ready to install, lalu klik install dan tunggu beberapa menit sampai muncul  tampilan finish.

1.  Tarraaaa,, software Adobe Photoshop CS6 sudah selesai diinstall dan kini anda sudah dapat menggunakannya sesuai kebutuhan anda.
Gimana,, mudah bukan menginstallnya??



Terima kasih sudah membaca tutorial sederhana ini, semoga bermanfaat buat para pemula.
Jangan lupa mampir, like dan follow blog saya ya..

*Tuhan Memberkati*











Senin, 15 Juni 2015

KASIH MEMBUKTIKAN BAHWA KITA ANAK-ANAK ALLAH

KASIH MEMBUKTIKAN BAHWA KITA ANAK-ANAK ALLAH
(Renungan Berdasar Bacaan Injil Misa Kudus - Selasa, 16 Juni 2015; Mat 5:43-48)

Saya mengawali renungan kita pada hari ini dengan mengutip kembali pertanyaan yang sudah diajukan dalam renungan hari kemarin, Senin, 15 Juni 2015. “Apakah yang membuat orang-orang Kristen berbeda dari orang-orang lain dan apakah yang membuat Agama Kristen berbeda secara mendasar dari agama-agama lain?” Sekali lagi, itu karena Rahmat – cara anda dan saya memperlakukan sesama, bukan berdasarkan apa yang telah mereka perbuat atas diri kita, tetapi harus sesuai dengan kehendak Allah dalam memperlakukan sesama, yakni dengan penuh cinta, kebaikan, belaskasih dan pengampunan.
Inilah yang ditegaskan Yesus dalam pengajaranNya kepada para murid. Yesus bersabda: “Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar. Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? Dan apabila kamu hanya memberi salam kepada saudara-saudaramu saja, apakah lebihnya dari pada perbuatan orang lain? Bukankah orang yang tidak mengenal Allah pun berbuat demikian?”
Allah itu murah hati dan baik terhadap semua manusia ciptaanNya, orang-orang jahat pun orang-orang baik dikasihiNya. Cinta kasih Allah menaungi orang-orang kudus juga para pendosa. Allah mengharapkan kebaikan kita, dan mengajarkan kita untuk mencari dan mengutamakan kebaikan tertinggi dari sesama, bahkan dari mereka yang membenci, berbuat jahat dan bahkan yang melakukan penganiayaan terhadap kita. Cinta kasih kita kepada sesama, harus ditandai oleh kebaikan dan belaskasih yang telah Allah tunjukkan kepada kita.
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, menjadi pepatah untuk mengungkapkan sikap dan perbuatan anak-anak adalah warisan dari orang tuanya. Mungkin pepatah ini bisa kita terapkan untuk relasi kita dengan Allah. Karena kita telah menyebut diri kita anak-anak Allah dan oleh Yesus kita bisa menyapa Allah itu sebagai 'Bapa' kita, amatlah wajar kalau kita juga mewarisi sifat-sifat yang ada pada Allah itu.
Kasih itu terungkap dalam banyak wujud, salah satunya adalah kemampuan untuk mengampuni. Allah itu Bapa yang Maha rahim, yang selalu mengampuni kita, maka sewajarnya kita yang adalah anak-anakNya pun mampu mengampuni yang bersalah kepada kita. Seperti Allah Bapa itu tidak punya musuh, seharusnya kita juga tidak memiliki musuh. Seperti Allah Bapa itu Maha adil kepada semua manusia ciptaanNya, maka demikianpun semestinya kita berlaku adil terhadap sesama kita tanpa memandang muka.
Adalah lebih mudah menunjukkan kebaikan dan belaskasih apabila kita melakukannya dengan harapan untuk memperolehnya kembali. Betapa terasa berat dan sulit apabila kita melakukannya tanpa pamrih. Doa kita bagi sesama yang membuat kita terluka sesungguhnya mematahkan kekuatan hukum balas dendam dan membebaskan kekuatan cinta untuk berlaku baik di hadapan kejahatan.
Tuhan Yesus akhirnya menyimpulkan itu semua dengan seruan ”karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di Sorga adalah sempurna,”. Tuntutan ini memang berat, tetapi Tuhan Yesus sudah berjanji untuk senantiasa menyertai kita, artinya Dia pasti membantu asal kita terus berusaha bersama Dia.
Kita bertanya bagaimana mungkin kita dapat mencintai orang-orang yang telah menyebabkan kita terluka dan menderita? Bersama Allah, tak ada sesuatu apapun yang mustahil. Allah memberikan kekuatan dan rahmat kepada mereka yang percaya dan menerima anugerah Roh Kudus daripadaNya. Kekuatan Roh Kudus sanggup menaklukkan segala sesuatu dalam diri kita; Ia menyembuhkan hati yang terluka, menghilangkan ketakutan dan menumbuhkan kekuatan untuk mencinta, menyingkirkan beban amarah, kebencian, dendam, prasangka buruk dan kesedihan.
Apakah anda dan saya mau bertumbuh dan berkembang di dalam cinta akan Allah dan cinta akan sesama? Mintalah Roh Kudus untuk mengubah dan membaharui kita seturut gambaran dan kehendak Allah sehingga kita boleh berjalan di dalam kegembiraan, kedamaian dan kebebasan Injil.
DOA MISIONER: Tuhan Yesus, Engkau meminta kami untuk sungguh-sungguh hidup sebagai anak-anak Bapa Surgawi yang penuh kasih dan kerahiman kepada kami. Bantulah kami dengan rahmat Roh KudusMu, agar semakin hari kami semakin bertumbuh dalam cinta kasih kepadaMu dan kepada sesama, termasuk mereka yang memusuhi kami. Amin.
Salam Kasih.
KDK2@ ( LEX )

TUHAN TIDAK PERNAH MEMBENCI

TUHAN TIDAK PERNAH MEMBENCI
( Yoel 2 : 18-27 )

Kitab Yoel adalah kitab yang menarik sekaligus menggentarkan hati karena sarat dengan berita penghukuman. Kita dapat membaginya dalam dua bagian besar. Pasal 1-2 berbicara tentang bagaimana Israel akan dihukum, supaya mereka menaruh hormat hanya kepada Tuhan. Pasal 3 menggambarkan bagaimana bangsa-bangsa yang menolak untuk menghormati Tuhan juga akan dihukum.
Apa alasannya Tuhan mendatangkan hukuman kepada umatnya sendiri? Sejak pasal 1:1 hingga 2:11, Yoel hanya menggambarkan bahwa hukuman Tuhan itu dahsyat, seperti wabah belalang yang menghabiskan segala hasil ladang, demikian musuh akan menghancurkan negeri itu. Namun, mengapa? Jelas bukan karena benci, karena di ayat 12-14, Tuhan berkata: "Berbaliklah kepada-Ku dengan segenap hatimu, ..." Tuhan masih sayang kepada umat-Nya. Yang Dia inginkan adalah segenap hati mereka. Bacaan hari ini menegaskan maksud Tuhan. Tuhan tak mau umat-Nya mendua hati (ayat 18). Penghukuman itu diizinkan Tuhan agar umat-Nya belajar bahwa hanya Tuhan satu-satunya yang patut disembah (ayat 17).
Ketika hati kita mulai berpaling dari Tuhan, Dia akan bertindak untuk membawa kita pada pertobatan. Mungkin kita mulai mengandalkan diri sendiri dan doa rasanya tidak perlu lagi, lalu Tuhan mulai mengizinkan masalah datang. Hubungan-hubungan rusak. Kita frustrasi, kehilangan damai di hati.
Jika anda mengalaminya, inilah saat untuk kembali. Tuhan menghendaki hati kita 100%. Dia tak ingin menjadi Tuhan hanya untuk hari Minggu, hanya ketika kita akan makan atau bangun tidur, tetapi dalam keseluruhan hidup kita.
Salam Kasih,
KDK 3@ Sugeng Pramono Pramono

DOSAMU DIAMPUNI

DOSAMU DIAMPUNI
( Markus 2 : 1-12 )

Ada banyak perkataan Tuhan Yesus yang mengejutkan para pendengar-Nya. Beberapa di antaranya adalah klaim tentang diri-Nya sendiri. Di tengah-tengah pertanyaan akan siapa Dia sebenarnya, Tuhan Yesus tanpa ragu membuat pernyataan-pernyataan tegas tentang diri-Nya. Salah satunya adalah ungkapan yang Dia katakan kepada orang lumpuh yang digotong empat sahabat-nya untuk memperoleh kesembuhan.
Si orang lumpuh ini merasa tidak memiliki kesalahan pribadi terhadap Yesus. Lagipula, ia tidak datang untuk memohon pengampunan dosa, tetapi kesembuhan. Namun, di hadapan banyak orang, Tuhan Yesus menyatakan pengampunan dosa kepadanya. Mereka yang hadir pada waktu itu menjadi tercengang karena mereka tahu bahwa dosa adalah pelanggaran kepada Allah, dan hanya Allah yang berhak untuk memberikan pengampunan.
Yesus juga mengetahui hal itu dan justru itulah yang ingin dikatakan-Nya. Dia ingin berkata bahwa Dia berhak melakukannya karena Yesus adalah Allah. Dosa si lumpuh itu adalah dosa terhadap Yesus yang adalah Allah, dan karena itu Dia berhak untuk mengampuninya. Dia tidak pernah merevisi pernyataan ini karena inilah kebenaran tentang diri-Nya.
Selama ini, bagaimana sikap kita terhadap Yesus berkaitan dengan dosa kita? Apakah kita sadar bahwa setiap dosa yang kita perbuat pertama-tama adalah kesalahan terhadap-Nya? Selama ini, kepada siapakah kita merasa "tidak enak hati" ketika kita berbuat dosa?
Kepada-Nyalah kita patut datang dengan hancur hati untuk mohon pengampunan dan pembasuhan. Karena Yesus adalah Allah, maka janji pengampunan-Nya juga tidak perlu kita ragukan
Salam Kasih,
KDK 3@ Sugeng Pramono Pramono

JANGANLAH ADA BENCI ATAUPUN DENDAM

JANGANLAH ADA BENCI ATAUPUN DENDAM
( Matius 5 : 43-48 )

Sejatinya musuh merupakan hasil ciptaan manusia, ketika orang lain memperlakukan kita secara tidak adil atau menindas, maka kita memberi cap mereka sebagai musuh. Demikian juga orang orang yang menjadi penghalang kemauan kita, dengan mudah pun mereka kita beri cap musuh.
Tuhan tidak pernah menciptakan musuh, manusia diciptakan agar saling mengasihi, membantu satu sama lain. Diciptakan menurut citra Tuhan,
Namun sayang sekali citra Tuhan telah kabur, bahkan hilang. Akibatnya, terciptalah musuh antar ciptaan Tuhan paiing mulia. Sabda Tuhan pagi ini dengan tegas dan jelas, Tuhan Yesus memerintahkan kita agar mengasihi musuh.
Sementara ketika kita berbicara tentang mencintai musuh. Kita sama sekali tidak berbicara dalam bahasa “jatuh cinta”. Tidak ada dorongan hati kita untuk mencintai musuh. Maka dalam konteks ini kita berbicara tentang cinta yang berasal dari dorongan kemauan – “will”. Cinta ini berasal dari dorongan “mind”. Ini adalah keinginan untuk mencintai orang yang pada dasarnya tidak kita cintai dan mereka juga mungkin tidak mencintai kita.
Jadi cinta jenis ini menuntut kesadaran yang total dan pertolongan Allah. Cinta jenis ini adalah cinta yang tak mungkin kita wujudkan tanpa kekuatan dari Yesus. Kita tergantung secara total pada nilai-nilai yang dibawa oleh Yesus untuk sanggup mewujudkan cinta ini. Sering hati dan perasaan kita tidak ingin mencintai, tetapi kesadaran kita akan nilai Injil mendorong kita untuk mencintai.
Mengapa kita harus mencintai musuh? Yesus memberi penjelasan dengan contoh yang luar biasa. Dia mengampuni mereka yang menyalibkan Nya, tak ada dendam dalam hatiNya.
Alasan utama ialah, kita dicipta seturut gambar dan rupa Allah. Allah adalah cinta. Maka kita dicipta seturut gambar dan rupa cinta. Cinta Allah tak mengenal batas. Maka kita dicipta seturut rupa cinta yang tak mengenal batas. Allah mencintai orang-orang kudus dan orang-orang yang tak kudus, maka kita juga dituntut mencintai semua orang.
Jadi kita dicipta seturut rupa Allah, kita juga dituntut untuk mencintai dan berjuang untuk kebaikan dan kebahagian orang lain, tak peduli apakah orang itu baik atau tidak dengan kita. Tuntutan ini juga dikenakan pada kita karena kita adalah anak-anak Allah.
Salam Kasih.
KDK Sugeng Pramono Pramono

Rabu, 06 Mei 2015

Cara Membuat TTS Online

Kita bisa memanfaatkan software Crossword Forge bisa anda download di http://www.mediafire.com/download/ag5cspufdimvzad/Crossword+Forge+5.5.5.rar dengan software ini kita bisa dengan mudah untuk membuat TTS. Langkah-langkah untuk membuat TTS ini adalah :

    1. Install Software Crossword Forge bagi yang belum punya bisa download DISINI
    2. Setelah diinstall dan jalankan tampilan dari Crossword Forge adalah sebagai berikut :
      <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTsD3rT80U8kTmwksIAN6QMo0CjqVaVhJ7wg6WLdhJuYPdH6U5H2Mv41aCW3N7rMsbP4R0_wHBtfHpotcgq5KCentGarPqxfGrj9u338hcL49fXZ8G_c35kBNJta54kz_wxGji4ApXRQ0/s1600/Title.JPG" alt="" />

    3. Isi dan lengkapi misal judul dari TTS itu sendiri.
    4. Untuk tab menu Clue adalah pertanyaan-nya dan Answer adalah Jawabannya, jika sudah tekan Next untuk clue berikutnya atau langsung di tekan Make Puzzle untuk melihat hasil dari Clue yang sudah kita buat tadi.
     <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhcP5Tfc1gFWz-KUKvBCbDNThodrP63egC0H3fvnNdwXWrp2NkWtwUP9TiFMnGHmny0-BKPDSZodxH6qnt-DLKBjpKOjs6L2xcIy5wcQdL9B2zZ_irkWoPI28N23uUDWK_2uJ2Hub4Zx_U/s1600/Clues1.JPG" alt="" />


    5. Tab menu Backdrop digunakan untuk memilih latar belakang (background dari TTS yang kita buat tadi)

        No Drop = tanpa background (background putih)
        Solid Backdrop = background penuh (background hitam)
        Picture Backdrop = background sesuai dengan foto yang kita masukkan
         <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKxgI5Dm5SIrXV_sNXLoIZBZVIBp-oCR-9Dt2vnQ2zHT-RJuOvDD3JY8tLpUKTnvIc7w6ogpBTs82xs0Jr_gqigit2Lk4x7aHZiy63ofYF3A0OEez9uqAyi3mBN4zTvARft3A4zx_Tnos/s1600/Bg.JPG" alt="" />  

    Ceklist di Show Answers In Preview untuk menampilkan jawaban di TTS yang kita buat tadi.

    6. Tab Menu Puzzle digunakan untuk memilih tema yang kita gunakan apakah model Crossword (TTS) atau Wordsearch (memilih kata tertentu dalam kumpulan kata).
    <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEipGL7eoC43oVMQjRnnlW9LTS2yvVmlRzfyR_DAX5h7QHcumP-6AilvhFISN8sPzhr01vY8huGdqIgkHzWwrUmgtD7sIuZMiEdRA2XvrfZsG7JyeX9DwQYQa_S2hxADK16zn_nKgXGjMDE/s1600/Puzzle.JPG" alt="" />


    7. Tab menu Advance digunakan untuk pengaturan lebar kotak yang akan diisi huruf, anda bisa tentukan sendiri lebar kotak yang dimaksud.
    Berikut ini adalah contoh dari TTS yang sudah saya buat.

    <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjao_4TWkYbUaRjybDLoSdg9UKEDg2ZhrOSs_aZM_CB1hOEftBr79GaZk9comH8XS_nitzVq1a5e6OKW5bOeKpCqCGDVWa6eHcKaNb5QWnLjy-egIGEEjxmOPf_fifuIMCeOqKA1rocjlg/s1600/Tampilan+TTS.JPG" alt="" />


   8.  Setelah selesai langkah selanjutnya adalah mengekspor ke format yang kita inginkan misalnya : image, Text, Pdf dan Web. Yang coba kita bahas disini adalah pengeksporan ke Web, caranya terlebih dahulu klik di menu Export.

   <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjTRb1cbAX0nZICYE1Wy_3rbI-O6NfjJcyVWi-iTXZ2vC3dcA0HBcBRkjkraqICRD7Krtv3rT1Nib7UE55Lf_dVZ-YbZ_KLeLlSuNv1mwAGgLyLard_wh-6FcYQxV2YTCmgKbWQi9gjGX4/s1600/Export.JPG" alt="" />
   Penjelasan kotak dialog ini adalah :
    Position Clues On : Clue / pertanyaan akan ditampilkan dibawah TTS atau sebelah Kiri atau Kanan TTS.
    Enable Hint Menu : untuk menampilkan menu Hint pada tampilan TTS.
    Enable Check Menu : untuk menampilkan menu Check pada tampilan TTS.
    Show Across & Down List Simultaneously : mengatur tampilan dari Clue Model mendatar atau menurun.
    Pilih Web kemudian tekan Export maka TTS akan diekspor kedalam format SWF atau Flash, biasanya disimpan ke dalam Desktop.


    9. Langkah selesai anda bisa mencoba menjalankan program tersebut dengan menggunakan software : Free Flash Player, FlashLite, atau lebih mudahnya menggunakan browser yang anda miliki boleh IE, Mozilla Firefox atau Google Chrome dengan cara pilih file SWF yang ingin ditampilkan klik kanan pilih Open With à pilih IE, Mozilla Firefox atau Google Chrome.

<blockquote>Semoga Bermanfaat.. :)


Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2014/11/cara-membuat-tts-online/

Mengubah Gambar dari Hasil Prt Scr SysRq Menjadi File JPEG

Cara Mengubah Gambar dari Hasil Prt Scr SysRq Menjadi File JPEG
Adapun hal yang harus dilakukan agar gambar hasil dari Prt Scr SysRq bias diupload ke blog atau website adalah dengan :

1.         Tekan Prt Scr SysRg" yang ada pada keyboard laptop seperti yang ditunjukan gambar di bawah ini.
 <img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgiZaGRW67b8A4Xd1mXo9ltImQ7GxQRjZaHWcZssUv5uWFn331wDc5JtNTBiiYmrUBSG0hqkTipaNhvNBvjuqyrtCeftZLVmGW3r8c4c-hCNVAXKTMronv7fVKasiW0bHkXYMataBTZAXs/s1600/Prt+Scr.JPG" alt="" />

2.       Klik Start menu -> all program -> accesories -> paint dan klik paint.
<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh2XcVcPsZLoePONLEzgEIW5bafEdJKl2B9n4PXN2H2BYnUlqrNirBcTJqnC004RlQJeV1i1fw9Dau5-xlxwCwiOIa3f9aPpWKUMH55R10FaDycSv3nk0aS3iUJFhxbUb8_msvoDq6qics/s1600/untitled.JPG" alt="" />

3.       Setelah dibuka  paint, klik sekali lalu teka ctrl + v  untuk paste print screen gambar yang kita inginkan, hasilnya seperti gambar di bawah ini:

4.       Pilih crop untuk memotong bagian-bagian yang kita inginkan, pilih A untuk membuat catatan yang kita inginkan

5.        Lalu save as gambar yg telah kita bentuk dalam format JPEG dan pilih tempat penyimpanan yang mudah kita cari, seperti gambar di bawah ini:

<img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4SYoZAQ5zKnLinmfneRdlrIvFIInjHDLfRQZQCnjM7YuHl9XRFLxGi211gNcZBl-gHbi6-BVS729aSJtipM6p-EX4vmhXla32_Pc5_TZrGHFEkxOAFz36e6DM2KUN6nBVEvZ4mTAZ4y0/s1600/save.JPG" alt="" />

6. Sebuah gambar print sceen sudah siap di upload ke media facebook, blog atau website.


Selamat mencoba.. :)

Satu Jiwa dalam Tubuh Berbeda – Itulah Sahabat

Periksalah kembali persahabatan yang pernah di rajut. Apakah masih terbentang disana? Atau kita telah melupakannya jauh sebelum ini. Bekerja keras dan meniti jalan karier bukan berarti memisahkan diri dari persahabatan.
Beberapa orang mengatakan bahwa menjadi pemimpin itu berteman sepi; selalu mengerjakan apapun sendiri. Memang pohon yang menjulang tingi berdiri sendiri. Perdu yang rendah tumbuh bersemak - semak. Demikianlah hidup yang ingin kita jalani? Bukan.

Jangan kacaukan karier dengan kehidupan yang semestinya. Persahabatan merupakan bagian dari kehidupan. Binalah persahabatan, akan merasakan betapa kayanya hidup kita. berbagi kesedihan pada sahabat, dapat mengurangi kesediahan. Berbagi kebahagiaan pada sahabat, memperkokoh kebahagiaan.
Orang bijak bilang bahwa sahabat adalah satu jiwa dalam tubuh yang berbeda. Dan sahabat yang terdekat adalah keluarga. Barangkali, itulah mengapa bersahabat meringankan beban kita, karena di dalam persahabatan tidak ada perhitungan.
Di sana belajar menghindari hal-hal yang tidak kitaa setujui, dan senantiasa mencari hal - hal yang di sepakati. Itu juga mengapa persahabatan adalah kekuatan. Sebagaimana kata pepatah, hidup tanpa teman, mati pun sendiri.

<img src="https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xpa1/v/t1.0-9/1510656_716501835101891_5839954581330590609_n.jpg?oh=2c33f848523ee946c71afba87485379a&oe=551177A3&__gda__=1427601822_3f30c2c1ee3caf32206cb3305eb96ae9" alt="" />

<img src="https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/v/t1.0-9/p417x417/11072_716502245101850_1136799459982420361_n.jpg?oh=11ecdfaf4b13f01955deae684e2a2fb5&oe=55096024&__gda__=1426055214_9c47f011b45ae406c5f74adc1eabe238" alt="" />

<img src="https://scontent-b-lax.xx.fbcdn.net/hphotos-xaf1/v/t1.0-9/10734172_714930978592310_3234402853356279618_n.jpg?oh=52a5fbc7765587abbeecd3de6f2cff9b&oe=55141091" alt="" />


By : Ka Christianus Seageat Sulistya

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2014/12/satu-jiwa-dalam-tubuh-berbeda-itulah-sahabat/

Ketika Aku Ingin

By : Romo Laurensius Rony

Ketika aku ingin hidup kaya,
aku lupa bahwa hidup adalah sebuah kekayaan.
Ketika aku ingin jadi yang terkuat,
aku lupa bahwa dalam kelemahan kuasaNya memberi aku kekuatan.
Ketika aku takut rugi,
aku lupa bahwa hidupku adalah sebuah keberuntungan karena anugerahNya.
Bukan karena hari indah, kita bahagia, tapi karena kita bahagia, hari ini menjadi indah.
Bukan karena tak ada rintangan kita menjadi optimis, tapi karena kita optimis rintangan menjadi tidak terasa.
Bukan karena mudah kita nyakin bisa, tapi kita nyakin bisa semuanya menjadi mudah.
Bukan karena semua baik kita tersenyum, tapi karena kita tersenyum maka semuanya menjadi baik.

Tak ada hari yang menyulitkan kita, kecuali kita sendiri yang membuat sulit.
Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar, cukuplah menjadi jalan setapak yang dapat dilalui orang.
Bila kita tidak dapat menjadi matahari, cukuplah menjadi lilin yang dapat menerangi sekitar kita.
Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang,
cukuplah berdoa supaya ia selalu diberkati dan dilindungi olehNya.


<blockquote>Sumber live like Jesus
Kiriman dari bu Johana

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2014/12/ketika-aku-ingin/

Jenis - Jenis Kepribadian Seseorang

By : Romo Laurensius Rony

Jenis-jenis kepribadian seseorang bisa dinilai dari caranya makan tahu!
KONSERVATIF:
Gigit tahu, baru gigit cabe.
PROGRESIF:
Gigit cabe dulu, baru gigit tahu.
SPEKULATIF:
Begitu nemu cabe langsung main gigit dgn harapan didekat situ pasti ada tahu
IMAJINATIF:
Belum gigit cabe sudah merasa kepedesan.
OPTIMIS:
Yakin tahu akan segera muncul, sambil menunggu mengemil cabe dulu.
PERMISIF:
Tahu dan cabenya dicomot orang, diem saja.
MASOKIS:
Gigit cabe 10 biji kagak pake tahu.
OBSESIF-KOMPULSIF:
Sebelum makan dihitung dulu biar yakin jumlah tahunya sama dengan jumlah cabenya.
MANIPULATIF:
Dekatin tukang tahu biar dapet gratisan
KORUPTIF
Makan tahu lima cuma bayar satu
DRAMATIS:
Habis makan tahu pake cabe nangis histeris kepedesan, trus ngesot sambil meratap ke dispenser air.
EKSIBISIONIS:
Sebelum makan bilang ke orang sebelah, “Lihat nih gue mau makan tahu pake cabe”.
KAPITALIS:
Tahunya dimakan, cabenya ditanem supaya nanti kalau tumbuh bisa dijual, duitnya buat beli tahu.
FANATIK:
Kalo ketemu orang yg cara makan tahunya berbeda, langsung mengamuk
KRITIS:
Nanya, “kenapa sih kita harus makan tahu pake cabe bukan pake rhemason? Kan sama pedesnya?”
MELANKOLIS:
Udah gigit cabe, eh pas mau gigit tahu kesenggol orang. Tahunya jatuh...... nangis.....
SOSIALIS:
Kalo makan tahu semua teman2nya dibeliin.
INDIVIDUALISTIS :
Kalo makan tahu sembunyi2, kalo ada yang nanya bilang. cuma bawa cabe aja.
POLITIS :
Kalo saya menikmati satu tahu pun, gantung saya di pohon cabe..



<blockquote>Sumber: kiriman dari Rm. merdi

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2014/12/jenis-jenis-kepribadian-seseorang/

PIKIRAN NEGATIF TERNYATA TIDAK BAIK BAGI KESEHATAN

*1. MARAH selama 5 menit akan menyebabkan sistem imun tubuh kita mengalami depresi selama 6 jam.
* .2. DENDAM & MENYIMPAN KEPAHITAN akan menyebabkan imun tubuh kita mati.. Dari situlah bermula segala penyakit, seperti STRESS, KOLESTEROL, HIPERTENSI, SERANGAN JANTUNG, RHEMATIK, ARTHRITIS, STROKE (perdarahan / penyumbatan pembuluh darah).
*3. Jika kita sering membiarkan diri kita STRESS, maka kita sering mengalami GANGGUAN PENCERNAAN..
*4. Jika kita sering merasa KHAWATIR, maka kita mudah terkena penyakit NYERI PUNGGUNG.
*.5. Jika kita MUDAH TERSINGGUNG, maka kita akan cenderung terkena penyakit INSOMNIA (susah tidur).
*6. Jika kita sering mengalami KEBINGUNGAN, maka. kita akan terkena GANGGUAN TULANG BELAKANG BAGIAN BAWAH.
*7. Jika kita sering membiarkan diri kita merasa TAKUT yang BERLEBIHAN, maka kita akan mudah terkena penyakit GINJAL.
*8. Jika kita suka ber-NEGATIVE THINKING, maka kita akan mudah terkena DYSPEPSIA (penyakit sulit mencerna).
*9. Jika kita mudah EMOSI & cenderung PEMARAH, maka kita bisa rentan terhadap penyakit HEPATITIS.
*10. Jika kita sering merasa APATIS (tidak pernah peduli) terhadap lingkungan, maka kita akan berpotensi mengalami PENURUNAN KEKEBALAN TUBUH.
*11. Jika kita sering MENGANGGAP SEPELE semua persoalan, maka hal ini bisa mengakibatkan penyakit DIABETES..
*12. Jika kita sering merasa KESEPIAN, maka kita bisa terkena penyakit DEMENSIA SENELIS (berkurangnya memori dan kontrol fungsi tubuh).
*13. Jika kita sering BERSEDIH & merasa selalu RENDAH DIRI, maka kita bisa terkena penyakit LEUKEMIA (kanker darah putih)Sumber : Buku “The Healing & Discovering the Power of the Water”.
(by : Dr. Masaru Emoto)

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2014/12/pikiran-negatif-ternyata-tidak-baik-bagi-kesehatan/

Makna Adven dan Natal

Mengerti apa yang terjadi di seputar Natal

Setiap tahun umat Kristiani merayakan Natal. Bagi umat Katolik, perayaan Natal didahului dengan persiapan masa Natal, yaitu Masa Adven yang merupakan masa persiapan kedatangan Kristus. Bagi banyak orang, Natal dan Adven identik dengan pohon natal, kandang natal, dan hadiah natal. Namun, lebih daripada itu, hal yang terpenting dilakukan adalah persiapan rohani untuk menyambut Kristus. Namun sayangnya, banyak orang kurang mengetahui alasan dan makna di balik semua persiapan rohani yang dilakukan. Artikel ini bertujuan untuk mengupas tradisi di seputar Natal dan persiapan yang dilakukan selama masa Adven, sehingga kita yang merayakan akan semakin menghargai apa yang biasa kita lakukan.

Seputar Natal

1. Kedatangan Yesus menjadi Anno Domini

Secara tidak sadar, sebenarnya dunia mengakui kedatangan Kristus sebagai satu hal yang begitu istimewa, karena perhitungan kalendar internasional menggunakan acuan kedatangan Kristus, yaitu yang dinamakan Anno Domini (AD), artinya tahun Tuhan, untuk menandai tahun-tahun sesudah kelahiran Kristus; dan BC, yaitu singkatan dari Before Christ untuk tahun- tahun sebelum kelahiran Kristus. Dengan demikian, kedatangan Kristus membagi sejarah manusia menjadi dua, dan titik pusatnya adalah Kristus sendiri. Ini adalah kenyataan yang terjadi berabad-abad dan patokan AD dan BC akan terus berlaku sampai akhir zaman.

Namun, kalau kita mengadakan perhitungan, sebenarnya kedatangan Kristus bukanlah permulaan tahun AD, namun sekitar 7BC – 5BC. Dionysius Exiguus (470-544) adalah seorang anggota Scythian monks, yang akhirnya tinggal di Roma sekitar tahun 500. Dionysius adalah orang yang pertama kali memperkenalkan AD (Anno Domini / the year of the Lord) pada waktu dia membuat kalendar Paskah (Easter). Sistem penanggalan ini menggantikan sistem penanggalan Diocletian, karena Dionysius tidak ingin menggunakan perhitungan Diocletian, seorang Kaisar yang menganiaya jemaat Kristen di abad ke-3. Dionysius mengatakan bahwa Anno Domini dimulai 754 tahun dari pondasi Roma (A.U.C) atau tahun 1 AD, yaitu tahun dimana Yesus lahir (dalam perhitungan Dionysius). Namun berdasarkan perhitungan para ahli, terutama berdasarkan bukti sejarah dari Josephus, maka perhitungan ini tidaklah benar.

Kitab Matius mengatakan “Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem” (Mt 2:1). Josephus, seorang ahli sejarah mengatakan bahwa Raja Herodes meninggal setelah berkuasa selama 34 tahun (de facto) dari meninggalnya Antigonus dan 37 tahun (de jure) sejak Roma mengeluarkan perintah yang menyatakan bahwa dia adalah raja (Josephus, Antiquities, 17,8,1). Antigonus meninggal pada saat Marcus Agrippa dan Lucius Caninius Gallus menjadi konsulat, yaitu pada tahun 37 BC.[1]. Herodes menjadi raja pada saat Caius Domitias Calvinus dan Caius Asinius Pollio menjadi konsulat pada tahun 40 BC. Perhitungannya adalah sebagai berikut: Dihitung dari meninggalnya Antigonus: 37 BC – 34 = 3 BC atau dihitung dari Raja Herodes menjadi raja: 40 BC – 37 = 3 BC.

Oleh karena itu, raja Herodes dipercaya meninggal sekitar 3 BC – 5 BC, atau kemungkinan sekitar 4 BC. Hal ini dikarenakan Josephus mengatakan bahwa pada saat tahun itu juga terjadi gerhana bulan (Josephus, Antiquities, 17,6, 4). Dan gerhana bulan ini terjadi pada tahun 4 BC. Karena Herodes meninggal tahun 4 BC, maka Kristus harus lahir sebelum tahun 4 BC. Dan diperkirakan Yesus lahir beberapa tahun sebelum kematian raja Herodes. Berdasarkan perhitungan tersebut di atas, para ahli percaya bahwa kelahiran Yesus adalah sekitar tahun 7 BC – 6 BC.

2. Mengapa merayakan Natal tanggal 25 Desember

Setiap tahun kita merayakan hari Natal, yaitu Hari Kelahiran Yesus Kristus. Namun mungkin banyak di antara kita yang mempunyai pertanyaan- pertanyaan sehubungan dengan perayaan Natal, setidak-tidaknya seperti tiga buah pertanyaan berikut ini. Pertama, tentang asal-usul perayaan Natal. Kedua, apa perlunya merayakan Natal, mengingat kata Natal tidak disebut dalam Kitab Suci. Ketiga, bolehkah merayakan Natal sebelum tanggal 25 Desember?[2]

Memang ada beberapa teori tentang asal mula hari Natal dan Tahun Baru. Menurut Catholic Encyclopedia, pesta Natal pertama kali disebut dalam “Depositio Martyrum” dalam Roman Chronograph 354 (edisi Valentini-Zucchetti (Vatican City, 1942) 2:17).[3] Dan karena Depositio Martyrum ditulis sekitar tahun 336, maka disimpulkan bahwa perayaan Natal dimulai sekitar pertengahan abad ke-4.

Kita juga tidak tahu secara persis tanggal kelahiran Kristus, namun para ahli memperkirakan sekitar 8-6 BC (Sebelum Masehi). St. Yohanes Krisostomus berargumentasi bahwa Natal memang jatuh pada tanggal 25 Desember, dengan perhitungan kelahiran Yohanes Pembaptis. Karena Zakaria adalah imam agung dan hari silih (Atonement) jatuh pada tanggal 24 September, maka Yohanes Pembaptis lahir tanggal 24 Juni dan Kristus lahir enam bulan setelahnya, yaitu tanggal 25 Desember.[4]

Ada juga sejumlah orang yang meyakini bahwa kelahiran Kristus jatuh pada tanggal 25 Desember, berdasarkan tanggal winter solstice (25 Desember dalam kalendar Julian), karena pada tanggal tersebut, matahari mulai kembali ke utara. Ada juga yang kemudian menghubungkan tanggal tersebut dengan kebiasaan kaum kafir /pagan berpesta “dies natalis Solis Invicti” (perayaan dewa Matahari); dan penetapan Kaisar Aurelian  di tahun 274, bahwa dewa matahari adalah pelindung kerajaan Roma, yang dirayakan setiap tanggal 25 Desember. ((Ibid.)) Hal serupa juga berlaku untuk tahun baru, yang dikatakan berasal dari kebiasaan suku Babilonia. Namun sejujurnya, semua itu merupakan spekulasi.

Namun, anggaplah bahwa data tersebut di atas benar, dan pesta Natal diambil dari kebiasaan kaum kafir, maka pertanyaannya, apakah kita sebagai orang Kristen boleh merayakannya? Jawabannya YA, dengan beberapa alasan:

a. Alasan inkulturasi. Kita tidak harus menghapus semua hal di dalam sejarah atau kebiasaan tertentu di dalam kebudayaan tertentu, sejauh itu tidak bertentangan dengan ajaran dan doktrin Gereja dan juga membantu manusia untuk lebih dapat menerima Kekristenan. Esensi dari perayaan Natal adalah kita ingin memperingati kelahiran Yesus Kristus, yang menunjukkan misteri inkarnasi yaitu Allah menjelma manjadi manusia. Dan karena Yesus adalah Terang Dunia (Lih. Yoh 8:12; Yoh 9:5), maka sangat wajar untuk mengganti penyembahan kepada dewa matahari dengan Allah Putera, yaitu Yesus, Sang Terang Dunia itu. Dan karena Yesus adalah “awal dan akhir” dan datang “untuk membuat semuanya baru” (Why 21:5-6), maka tahun kelahiran Kristus diperhitungkan sebagai tahun pertama atau disebut 1 Masehi. Dengan ini, maka orang-orang yang tadinya merayakan dewa matahari, setelah menjadi Kristen, mereka merayakan Tuhan yang benar, yaitu Yesus Sang Terang Dunia. Dan orang-orang tersebut akan dengan mudah menerima Kekristenan, sedangkan Gereja juga tidak mengorbankan nilai-nilai Kekristenan.
Namun di satu sisi, Gereja tidak pernah berkompromi terhadap hari Tuhan, yang kita peringati setiap hari Minggu. Di sini Gereja mengetahui secara persis, bahwa kematian Tuhan Yesus di kayu salib jatuh pada hari Jumat, dan kebangkitan-Nya adalah hari Minggu. Pada masa Gereja awal, ada sekelompok orang yang memaksakan untuk mengadakan hari Tuhan pada hari Sabat (mulai hari Jumat sore sampai Sabtu malam). Namun beberapa Santo di abad awal mempertahankan bahwa hari Tuhan adalah hari Minggu dengan alasan: 1) Yesus bangkit pada hari Minggu, 2) Yesus memperbaharui hukum dalam Perjanjian Baru dengan hukum yang baru. Dengan dasar inilah Gereja tetap teguh mempertahankan hari Minggu sebagai hari Tuhan. Namun dalam hal perayaan Natal, tidak ada yang tahu secara persis hari kelahiran Tuhan Yesus, sehingga perayaannya ditentukan dengan pertimbangan tertentu, sebagaimana disebutkan di atas, tanpa mengorbankan prinsip ajarannya.

b. Kalau kita amati, manusia dalam relung hatinya mempunyai keinginan untuk menemukan Penciptanya. Penyembahan kepada dewa matahari merupakan perwujudan bahwa menusia mengakui bahwa ada sesuatu yang lebih tinggi daripada dirinya, dan mereka menganggap ‘sesuatu’ itu adalah matahari, yang dipandang dapat memberikan kehidupan bagi mahluk hidup pada waktu itu. Namun sesuai dengan prinsip “grace perfects nature atau rahmat menyempurnakan sifat alamiah”[5] , maka tidak ada salahnya untuk mengadopsi tanggal yang sama, dengan menyempurnakan konsep yang salah sehingga menjadi benar, dalam hal ini, penyembahan terhadap dewa terang/ matahari dialihkan kepada penyembahan kepada Yesus, Sang Sumber Terang, yang menciptakan matahari dan segala ciptaan lainnya.

c. Adalah baik untuk mempunyai tanggal tertentu (dalam hal ini 25 Desember untuk perayaan Natal), yang setiap tahun diulang tanpa henti sampai pada akhir dunia. Tanggal ini senantiasa akan mengingatkan kita akan kelahiran Yesus Kristus. Kalau kita mengadakan angket di seluruh dunia, dengan pertanyaan “Kita memperingati apakah pada tanggal 25 Desember?”, kita dapat yakin bahwa hampir semua jawaban akan mengatakan “Hari Natal, atau kelahiran Kristus” dan bukan merayakan dewa matahari, ataupun perayaan lainnya.

d. Untuk umat Katolik, melalui masa Adven, Gereja menginginkan agar seluruh umat Katolik mempersiapkan diri menyambut datangnya Sang Raja. Dari sini kita melihat bahwa Gereja Katolik justru mendorong kita semua untuk mengambil bagian dalam persiapan Natal, yaitu dengan pertobatan, agar hati kita siap menyambut kedatangan-Nya yang kita rayakan pada tanggal 25 Desember.

Namun, bukankah Natal tidak pernah disebutkan dalam Kitab Suci? Mengapa kita tetap merayakan Natal? Kita tahu, bahwa tidak semua hal disebutkan di dalam Kitab Suci (lih. Yoh 21:25), termasuk kata Inkarnasi, Trinitas, Natal. Jangan lupa juga bahwa Kitab Suci pun tidak pernah menuliskan larangan untuk merayakan Natal. Satu hal yang pasti adalah kelahiran Yesus disebutkan di dalam Kitab Suci. Merayakan misteri Inkarnasi, merayakan Tuhan datang ke dunia dalam rupa manusia, merayakan bukti cinta kasih Allah kepada manusia adalah esensi dari perayaan Natal. Dengan demikian, perayaan Natal adalah hal yang sangat baik, karena seluruh umat Allah memperingati belas kasih Allah. Kalau memperingati ulang tahun anak kita adalah sesuatu yang baik – karena mengingatkan akan kasih Allah yang memberikan anak di dalam keluarga kita, maka seharusnya memperingati ulang tahun Sang Penyelamat kita adalah hal yang amat sangat baik, bahkan sudah seharusnya dilakukan.

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah boleh merayakan Natal sebelum tanggal 25 Desember atau sesudah lewat masa Natal? Sebenarnya, dari pemahaman makna Adven, kita, umat Katolik,  tidak dianjurkan untuk merayakan Natal sebelum hari Natal. Sebab justru karena kita menghargai hari Natal sebagai hari yang sangat istimewa, maka kita perlu mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Persiapan ini kita lakukan dengan masa pertobatan selama 4 minggu, yaitu mengosongkan diri kita dari segala dosa yang menghalangi kita menyambut Sang Juru Selamat; agar pada hari kelahiran-Nya, kita dapat mengalami lahir-Nya Kristus secara baru di dalam hati kita. Dengan demikian, kalau kita ingin merayakan Natal bersama keluarga, mari kita rayakan setelah Malam Natal, setelah hari Natal, selama dalam 8 hari (Oktaf Natal). Gereja Katolik memang merayakan Natal sejak Malam Natal sampai hari Epifani (Minggu Pertama setelah Oktaf Natal) dan bahkan gereja-gereja memasang dekorasi Natal sampai perayaan Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis (hari Minggu setelah tanggal 6 Januari).

3. Mengapa pohon cemara?

Sejarah pohon natal dapat ditelusuri sampai di sekitar abad ke-8, saat St. Bonifasius (675-754), seorang uskup Inggris, menyebarkan iman Katolik di Jerman. Pada saat dia meninggalkan Jerman dan pergi ke Roma sekitar 15 tahun lamanya, jemaat yang dia tinggalkan kembali lagi kepada kebiasaan mereka untuk mempersembahkan kurban berhala di bawah pohon Oak. Namun dengan berani St. Bonifasius menentang hal ini dan kemudian menebang pohon Oak tersebut. Jemaat kemudian bertanya bagaimana caranya mereka dapat merayakan Natal. Maka St. Bonifasius kemudian menunjuk kepada pohon fir atau pine, yang melambangkan damai dan kekekalan karena senantiasa hijau sepanjang tahun. Juga karena bentuknya meruncing ke atas, maka itu mengingatkan akan surga. Bentuk pohon yang berupa segitiga dan menjulang ke atas serta hijau sepanjang tahun, inilah mengingatkan kita akan misteri Trinitas, Allah yang kekal untuk selama-lamanya, yang turun ke dunia dalam diri Kristus untuk menyelamatkan manusia.

Maka walaupun memang tradisi pohon cemara tidak diperoleh dari jaman dan tempat asal Yesus, penggunaan pohon cemara tidak bertentangan dengan pengajaran Kitab Suci. Dalam hal ini, yang dipentingkan adalah maknanya: yaitu untuk mengingatkan umat Kristiani agar mengingat misteri kasih Allah Trinitas yang kekal selamanya, yang dinyatakan dengan kelahiran Yesus Sang Putera ke dunia demi menebus dosa manusia.

Tradisi Masa Adven

Begitu pentingnya peristiwa kelahiran Yesus Sang Putera, sehingga Gereja mempersiapkan umatnya untuk memperingatinya; dan masa persiapan ini dikenal dengan masa Adven. Kata “adven” sendiri berasal dari kata “adventus” dari bahasa Latin, yang artinya “kedatangan”. Masa Adven yang kita kenal saat ini sebenarnya telah melalui perkembangan yang cukup panjang. Pada tahun 590, sinode di Macon, Gaul, menetapkan masa pertobatan dan persiapan kedatangan Kristus. Kita juga menemukan bukti dari homili Minggu ke-2 masa Adven dari St. Gregorius Agung (Masa kepausan 590-604). Dari Gelasian Sacramentary, kita dapat melihat adanya 5 minggu masa Adven, yang kemudian diubah menjadi 4 minggu oleh Paus Gregorius VII (1073-1085). Sampai sekarang, masa Adven ini dimulai dari hari Minggu terdekat dengan tanggal 30 November (hari raya St. Andreas) selama 4 minggu ke depan sampai kepada hari Natal pada tanggal 25 Desember.

Masa Adven ini berkaitan dengan permenungan akan kedatangan Kristus. Kristus memang telah datang ke dunia, Ia akan datang kembali di akhir zaman; namun Ia tidak pernah meninggalkan Gereja-Nya dan selalu hadir di tengah- tengah umat-Nya. Maka dikatakan bahwa peringatan Adven merupakan perayaan akan tiga hal: peringatan akan kedatangan Kristus yang pertama di dunia, kehadiran-Nya di tengah Gereja, dan penantian akan kedatangan-Nya kembali di akhir zaman. Maka kata “Adven” harus dimaknai dengan arti yang penuh, yaitu: dulu, sekarang dan di waktu yang akan datang.

Ini adalah dasar dari pengertian tiga macam kedatangan Kristus yang dipahami Gereja Katolik. Pemahaman ini menjiwai persiapan rohani umat; dan hal ini tercermin dalam perayaan liturgi dalam Gereja Katolik. Sebab di antara kedatangan-Nya yang pertama di Betlehem dan kedatangan-Nya yang kedua di akhir zaman, Kristus tetap datang dan hadir di tengah umat-Nya. Hanya saja, masa Adven menjadi istimewa karena secara khusus Gereja mempersiapkan diri untuk memperingati peristiwa besar penjelmaan Tuhan, menjelang peringatan hari kelahiran-Nya di dunia.

Katekismus Gereja Katolik (KGK, 524) menuliskan:

KGK, 524 Dalam perayaan liturgi Adven, Gereja menghidupkan lagi penantian akan Mesias; dengan demikian umat beriman mengambil bagian dalam persiapan yang lama menjelang kedatangan pertama Penebus dan membaharui di dalamnya kerinduan akan kedatangan-Nya yang kedua (Bdk. Why 22:17.). Dengan merayakan kelahiran dan mati syahid sang perintis, Gereja menyatukan diri dengan kerinduannya: “Ia harus makin besar dan aku harus makin kecil” (Yoh 3:30).

Pada masa Adven, umat Katolik sering melakukan ulah kesalehan yang baik, yang berakar selama berabad-abad. Ulah kesalehan ini bertujuan untuk membantu mempersiapkan umat dalam menyambut kedatangan Sang Mesias.[6] Semua ulah kesalehan ini mengingatkan umat akan Sang Mesias yang sebelumnya telah dinubuatkan melalui perantaraan para nabi dalam Perjanjian Lama. Ulah kesalehan ini juga mengingatkan umat Allah akan Kristus yang lahir dari Perawan Maria dengan begitu banyak kesulitan, yang akhirnya terlahir, namun terlahir di kandang, di tempat yang kurang layak. Mari sekarang kita membahas persiapan rohani yang terkait dengan masa Adven.

1. Persiapan spiritual

Karena masa Adven adalah masa penantian yang harus diisi dengan pertobatan, sehingga kita mempersiapkan diri kita untuk menyambut kedatangan Kristus, maka sudah seharusnya umat Allah mempersiapkan diri secara spiritual. Persiapan yang terbaik adalah dengan lebih sering menerima Sakramen Ekaristi dan juga menerima Sakramen Tobat. Sakramen Ekaristi menyadarkan kita akan kasih Allah yang memberikan Putera-Nya untuk bersatu dengan kita, yang dimulai dengan peristiwa Inkarnasi. Sakramen Tobat menyadarkan kita bahwa kita sebenarnya tidak layak menyambut Kristus karena dosa-dosa kita, namun Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan kita dari belenggu dosa. Masa Adven adalah waktu yang tepat untuk terus bertekun dalam doa-doa pribadi dan membaca Kitab Suci. Sungguh baik kalau kita dapat mengikuti bacaan Kitab Suci mengikuti kalender Gereja, karena bacaan-bacaan telah disusun sedemikian rupa untuk mempersiapkan kita menyambut Sang Mesias.

Dalam masa Adven ini, ada sebagian umat yang juga menjalankan Novena Maria dikandung Tanpa Noda, Novena Natal dan Novena Kanak- kanak Yesus. Karena Gereja memperingati Maria dikandung Tanpa Noda (Immaculate Conception) pada tanggal 9 Desember, maka penghormatan kepada Bunda Maria, yang melahirkan Kristus juga dipandang sebagai devosi yang baik. Jika devosi ini dilaksanakan, maka sebaiknya menonjolkan teks-teks profetis, mulai dari Kej 3:15 dan berakhir pada kabar gembira dari malaikat Gabriel kepada Maria, yang penuh rahmat.[7]

2. Lingkaran Adven

Lingkaran Adven (Adven wreath) adalah satu lingkaran yang biasanya terbuat dari daun-daun segar, dengan empat lilin. Pada awal mulanya, sebelum kekristenan berkembang di Jerman, orang- orang telah menggunakan lingkaran daun, yang atasnya dipasang lilin untuk memberikan pengharapan bahwa musim dingin yang gelap akan lewat. Di abad pertengahan, umat Kristen mengadaptasi kebiasaan ini dan memberikan makna yang baru pada lingkaran daun ini menjadi lingkaran Adven, untuk menantikan kedatangan Mesias, Sang Terang. Dikatakan bahwa penyalaan lilin yang bertambah minggu demi minggu sampai hari Natal merupakan permenungan akan tahapan karya keselamatan Allah sebelum kedatangan Kristus, yang adalah Sang Terang Dunia, yang akan menghapuskan kegelapan. (Ibid, 98))

Di dalam dokumen Direktorium tentang Kesalehan Umat dan Liturgi, tidak disebutkan warna lilin yang digunakan, sehingga umat dapat menggunakan lilin warna putih ataupun ungu. Karena masa Adven juga menjadi masa pertobatan, maka lilin dapat menggunakan warna ungu, yang menjadi simbol pertobatan. Kemudian di Minggu ke-3, atau disebut minggu Gaudete atau minggu sukacita, dipasang lilin berwarna merah muda, yang menyatakan sukacita karena masa penantiaan akan telah berjalan setengah dan akan berakhir. Ada juga kebiasaan, yang meletakkan lilin putih di tengah, yang dinyalakan saat masa Adven selesai, yang menyatakan bahwa Kristus telah datang.

3. Antifon Tujuh ‘O’

Gereja Katolik mengharuskan para imam untuk berdoa liturgi harian (Liturgy of the hour atau Brevier). Walaupun doa ini diperuntukkan untuk para imam, namun kaum awam juga dianjurkan untuk mendoakannya. Dengan demikian, alangkah baik, kalau pada tanggal 17-23, juga diadakan ibadah sore bersama-sama di Gereja. Doa ini begitu indah dan dalam, sehingga seseorang dapat berdoa bersama dengan Gereja, doa berdasarkan Sabda Tuhan, dan doa bersama dengan para santa-santo yang dirayakan dalam liturgi Gereja. Dalam masa Adven, tujuh hari sebelum Natal, yaitu tanggal 17-23 Desember, didoakan antifon sebagai berikut: O Sapientia (O Kebijaksanaan), O Adonai (O Tuhan), O Radix Jesse (O Pangkal Isai), O Clavis David (O Kunci Daud), O Oriens (O Bintang Fajar), O Rex Gentium (O Raja Segala Bangsa), O Emmanuel (O Imanuel / O Tuhan beserta kita). Kalau kita mengambil inisial dari doa tersebut mulai dari sebutan yang terakhir, maka akan membentuk kalimat  “ERO CRAS”, yang artinya Besok, Aku akan datang. Jadi, masa penantian dalam masa Adven senantiasa dibarengi dengan pengharapan akan kedatangan Sang Imanuel.

Antifon ini menggambarkan kerinduan akan kedatangan Sang Mesias. Dia yang merupakan Sabda Allah (O, Kebijaksanaan), yang akan mengajarkan manusia jalan Allah dengan cara Sang Sabda yang adalah Allah menjadi manusia (lih. Yoh 1:1). Bagaimana pemenuhan dari janji ini? Hal ini dipenuhi secara bertahap, dengan menggambarkan beberapa karakter. Kalau sebelum-Nya Allah menyatakan hukum-hukumnya dalam dua loh batu, maka nanti Dia akan menyatakannya lewat sebuah Pribadi (O Adonai). Pribadi ini akan datang dari keturunan Daud (O Radix Jesse), yang menggambarkan Inkarnasi, di mana semua raja akan bertekuk lutut. Dia mempunyai kekuasaan tak terbatas, yang digambarkan sebagai kunci Daud (O Clavis David), di mana Dia akan mengangkat manusia dari keterpurukan. Dia akan memberikan terang (O Oriens) kepada bangsa-bangsa. Terang ini menyinari semua orang, baik bangsa Yahudi maupun non-Yahudi, dan Dia akan menjadi raja segala bangsa (O Rex Gentium). Dia akan datang kepada umat manusia dan akan menyertai (O Emmanuel) umat manusia. Itulah harapan dari umat manusia akan kedatangan Sang Penyelamat. Dan dari rangkaian tujuh O Antifon, maka seolah-olah Yesus menjawab kerinduan ini, dengan mengatakan ERO CRAS atau ‘Besok, Aku akan datang’. Mari kita melihat satu persatu dari antifon ini:

17 Desember (O Sapientia)

O Kebijaksanaan, yang mengalir dari Sabda yang Maha Tinggi, menggapai dari ujung ke ujung dengan penuh kuasa, dan dengan gembira memberikan segala sesuatu; datang dan ajarlah kami jalan kebijaksanaan.

“Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.” (Yes 11:2-3)

“Dan inipun datangnya dari TUHAN semesta alam; Ia ajaib dalam keputusan dan agung dalam kebijaksanaan.” (Yes 28:29)

18 Desember (O Adonai)

O Tuhan dan Penguasa dari bangsa Israel, yang telah menampakkan diri kepada Musa dari dalam semak terbakar, dan telah memberikan kepadanya hukum di Sinai: datang dan bebaskanlah kami dengan rengkuhan lengan-Mu.

“Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.” (Yes 11:4-5)

“Sebab TUHAN ialah Hakim kita, TUHAN ialah yang memberi hukum bagi kita; TUHAN ialah Raja kita, Dia akan menyelamatkan kita.” (Yes 33:22)

19 Desember (O Radix Jesse)

O Pangkal Isai, yang berdiri sebagai tanda bagi orang-orang, yang di hadapan-Nya, seluruh raja tidak dapat membuka mulut mereka; yang kepada-Nya seluruh bangsa harus berdoa: datang dan bebaskanlah kami, janganlah menunda lagi.

“Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.” (Yes 11:1)

“Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.” (Yes 11:10)

20 Desember (O Clavis David)

O Kunci Daud, dan tongkat dari bangsa Israel; Yang mana apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka: datang dan pimpinlah tawanan dari rumah penjara, dan dia yang duduk dalam kegelapan dan bayang-bayang maut.

“Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.” (Yes 22:22)

“Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.” (Yes 9:7)

“untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.” (Yes 42:7)

21 Desember (O Oriens)

O Fajar Timur, Cahaya kemegahan abadi, dan matahari keadilan: Datang dan terangilah mereka yang duduk dalam kegelapan, dan bayang-bayang maut.

“Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.” (Yes 9:1)

“Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu. Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.” (Yes 60:1-2)

“Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.” (Mal 4:2)

22 Desember (O Rex Gentium)

O Raja Segala Bangsa, dan yang dirindukan, Batu penjuru yang membuat bangsa Yahudi dan non-Yahudi menjadi satu: datang dan selamatkanlah manusia, yang telah Engkau ciptakan dari debu tanah.

“Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (Yes 9:6)

“Ia akan menjadi hakim antara bangsa-bangsa dan akan menjadi wasit bagi banyak suku bangsa; maka mereka akan menempa pedang-pedangnya menjadi mata bajak dan tombak-tombaknya menjadi pisau pemangkas; bangsa tidak akan lagi mengangkat pedang terhadap bangsa, dan mereka tidak akan lagi belajar perang.” (Yes 2:4)

“sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: “Sesungguhnya, Aku meletakkan sebagai dasar di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: Siapa yang percaya, tidak akan gelisah!” (Yes 28:16)

23 Desember (O Emmanuel)

O Imanuel, Raja dan Pemberi hukum kami, harapan dari semua bangsa dan keselamatan mereka: datang dan selamatkanlah kami, O Tuhan Allah kami.

“Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.” (Yes 7:14)

Mempersiapkan Natal dengan sungguh dan menangkap arti Natal

Dari pemaparan di atas, maka sesungguhnya menjadi jelas, bahwa masa Adven adalah masa persiapan untuk menyambut kedatangan Kristus, yang harus diisi dengan pertobatan, yaitu membersihkan rumah hati kita, agar Kristus dapat lahir kembali di hati kita. Kalau kita mempersiapkan diri dengan baik, maka kita akan mengalami Kristus yang hadir di dalam hati kita, sehingga kita juga akan mempunyai tujuan yang sama dengan Inkarnasi Kristus, yaitu untuk mengasihi dengan memberikan diri kepada sesama kita. Dengan kata lain, Natal mengingatkan kita untuk dapat berbagi kasih dengan sesama. Mari, pada masa Adven ini, kita mempersiapkan diri kita dengan sebaik-baiknya. Datanglah ya Tuhan, lahirlah secara baru di dalam hatiku…..!

Sumber :
http://katolisitas.org/7671/seputar-adven-dan-natal


APA YANG KAU ALAMI KINI, MUNGKIN TAK DAPAT ENGKAU MENGERTI

Hal yang sangat menyedihkan adalah
saat kau jujur pada temanmu, dia berdusta padamu…
Saat dia telah berjanji padamu, dia mengingkarinya….
Saat kau memberikan perhatian, dia tidak menghargainya…
Hal yang sangat menyakitkan adalah
saat kau mengirimkan e-mail pada temanmu, dia menghapus tanpa membacanya… Saat kau membutuhkan jawaban dari e-mailmu, dia tidak menjawab dan mengacuhkannya…
Saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura2 tidak melihatmu…
Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintamu…
Saat dia yang kau sayangi tiba2 memutuskan hubungannya denganmu…
Hal yang sangat mengecewakan adalah
kau dibutuhkan hanya pada saat dia dalam kesulitan…
Saat kau bersikap ramah, dia terkadang bersikap sinis padamu…
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu…
Jangan pernah menyesali atas apa yang terjadi padamu…
Sebenarnya hal-hal yang kau alami sedang mengajarimu…
Saat temanmu berdusta padamu atau tidak menepati janjinya padamu atau dia tidak menghargai perhatian yang kau berikan….
sebenarnya dia telah mengajarimu agar kau tidak berprilaku seperti dia…
Saat temanmu menghapus e-mail yang kau kirim sebelum membacanya atau saat bertemu dengannya dan ingin menyapa, dia pura2 tidak melihatmu…
sebenarnya dia telah mengajarkanmu agar tidak berprasangka buruk & selalu berpikiran positif bahwa mungkin saja dia pernah membaca e-mail yang kau kirim… atau mungkin saja dia tidak melihatmu…
Dan saat dia tidak menjawab e-mailmu…
sebenarnya dia telah mengajarkanmu untuk menjawab e-mail temanmu yang membutuhkan jawaban walaupun kau sedang sibuk dan jika kau tidak bisa menjawabnya katakan kalau kau belum bisa menjawabnya jangan biarkan e-mailnya tanpa jawaban karena mungkin dia sedang menunggu jawabanmu…
Saat kau mencintainya dengan tulus tapi dia tidak mencintaimu atau dia yang kau sayangi tiba2 memutuskan hubungannya denganmu sebenarnya ….
Dia sedang mengajarimu untuk menerima rencanaNya…
Saat kau bersikap ramah tapi dia terkadang bersikap sinis padamu…
sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk selalu bersikap ramah pada siapapun…
Saat kau butuh dia untuk berbagi cerita, dia berusaha untuk menghindarimu… sebenarnya dia sedang mengajarimu untuk menjadi seorang teman yang bisa diajak berbagi cerita, mau mendengarkan keluhan temanmu dan membantunya…
Bila kau dibutuhkan hanya pada saat dia sedang dalam kesulitan…
sebenarnya juga telah mengajarimu untuk menjadi orang yang arif & santun, kau telah membantunya saat dia dalam kesulitan…
Begitu banyak hal yang tidak menyenangkan yang sering kau alami atau bertemu dengan orang2 yang menjengkelkan, egois dan sikap yang tidak mengenakkan…
Dan betapa tidak menyenangkan menjadi orang yang dikecewakan, disakiti, tidak dipedulikan/dicuekin, tidak dihargai, atau bahkan mungkin dicaci dan dihina…
Yang paling berharga adalah Sebenarnya orang2 tsb sedang mengajarimu untuk melatih membersihkan hati & jiwa, melatih untuk menjadi orang yang sabar dan mengajarimu untuk tidak berprilaku seperti itu…
Mungkin Tuhan menginginkan kau bertemu orang dengan berbagai macam karakter yang tidak menyenangkan sebelum kau bertemu dengan orang yang menyenangkan dalam kehidupanmu dan kau harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia itu yang telah mengajarkan sesuatu hidupmu…

By : Romo Laurensius Rony
sumber: kata motivasi

Metode Certainty Factor

Faktor kepastian (certainty factor) diperkenalkan oleh Shortliffe Buchanan dalam pembuatan MYCIN pada tahun 1975 untuk mengakomadasi ketidakpastian pemikiran (inexact reasoning) seorang pakar. Teori ini berkembang bersamaan dengan pembuatan sistem pakar MYCIN. Team pengembang MYCIN mencatat bahwa dokter sering kali menganalisa informasi yang ada dengan ungkapan seperti misalnya: mungkin, kemungkinan besar, hampir pasti. Untuk mengakomodasi hal ini tim MYCIN menggunakan certainty factor (CF) guna menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap permasalahan yang sedang dihadapi. Secara umum, rule direpresentasikan dalam bentuk sebagai berikut (John Durkin, 1994) :
IF E1 [AND / OR] E2 [AND / OR] … En
  THEN H (CF = CFi)

Dimana:

E1 … En : fakta – fakta (evidence) yang ada.

H : hipotesa atau konklusi yang dihasilkan.

CF : tingkat keyakinan (Certainty Factor) terjadinya hipotesa H akibat adanya fakta – fakta E1 s/d En .

Definisi menurut David McAllister Certainty Factor adalah suatu metode untuk membuktikan apakah suatu fakta itu pasti ataukah tidak pasti yang berbentuk metric yang biasanya digunakan dalam sistem pakar. Metode ini sangat cocok untuk sistem pakar yang mendiagnosis sesuatu yang belum pasti.

Aturan metode Certainty Factors:

1. McAllister menggambarkan aturan untuk menambahkan dua faktor Certaint positif adalah:

2. Aturan untuk menambahkan dua Certaint yang negatif adalah:

3. Aturan untuk menambahkan Certainty Factors positif dan Certainty Factors negatif lebih kompleks:

3 aturan ini menyediakan suatu skala interval untuk Certainty Factors. Contoh untuk fakta yang positif:

Strong suggestive (CFa): 0.8

Suggestive (CFb) : 0.6

CFcombine (CFa CFb) = 0.8 + 0.6 (1-0.8) = 0.92

Contoh untuk fakta yang negatif:

Strong suggestive (CFc): -0.8

Suggestive (CFd) : -0.6

CFcombine (CFc CFd) = -0.8 + -0.6 + -0.8 * -0.6 = -0.92

Contoh untuk fakta yang positif dan negatif:

Certainty factor adalah 0.88 (CFe)

Certainty factor against adalah 0.90 (CFf)

Metode certainty factors ini hanya bisa mengolah 2 bobot dalam sekali perhitungan. Untuk bobot yang lebih dari 2 banyaknya, untuk melakukan perhitungan tidak terjadi masalah apabila bobot yang dihitung teracak, artinya tidak ada aturan untuk mengkombinasikan bobotnya, karena untuk kombinasi seperti apapun hasilnya akan tetap sama. Untuk mengetahui apakah seorang pasien tersebut menderita penyakit jantung atau tidak, itu dilihat dari hasil perhitungan bobot setelah semua keluhankeluhan diinputkan dan semua bobot dihitung dengan menggunakan metode certainty factors. Pasien yang divonis mengidap penyakit jantung adalah pasien yang memiliki bobot mendekati +1 dengan keluhan-keluhan yang dimiliki mengarah kepada penyakit jantung. Sedangkan pasien yang mempunyai bobot mendekati -1 adalah pasien yang dianggap tidak mengidap penyakit jantung, serta pasien yang memiliki bobot sama dengan 0 diagnosisnya tidak diketahui atau unknown atau bisa disebut dengan netral.

CF(H,E) = MB(H,E) - MD(H, E)
CF(H,E) : certainty factor dari hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala (evidence) E.Besarnya CF berkisar antara –1 sampai dengan 1. Nilai –1 menunjukkan ketidakpercayaan mutlak sedangkan nilai 1 menunjukkan kerpercayaan mutlak.

MB(H,E) : ukuran kenaikan kepercayaan(measure of increased belief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E.

MD(H,E) : ukuran kenaikan ketidakpercayaan (measure of increased disbelief) terhadap hipotesis H yang dipengaruhi oleh gejala E Bentuk dasar rumus certainty factor sebuahaturan JIKA E MAKA H adalah seperti ditunjukkan oleh persamaan 2 berikut:

CF(H,e) = CF(E, e) *CF(H,E)
Dimana

CF(E,e) : certainty factor evidence E yang dipengaruhi oleh evidence e

CF(H,E) : certainty factor hipotesis dengan asumsi evidence diketahui dengan pasti, yaitu ketika CF(E, e) = 1

CF(H,e) : certainty factor hipotesis yang dipengaruhi oleh evidence e Jika semua evidence pada antecedent diketahui dengan pasti maka persamaannya akan menjadi:

CF(H, e) = CF(H, E)
Dalam aplikasinya, CF(H,E) merupakan nilai kepastian yang diberikan oleh pakar terhadap suatu aturan, sedangkan CF(E,e) merupakan nilai kerpercayaan yang diberikan oleh pengguna terhadap gejala yang dialaminya. Sebagai contoh, berikut ini adalah sebuah aturan dengan CF yang diberikan oleh seorang pakar:

JIKA batuk

DAN demam

DAN sakit kepala

DAN bersin-bersin

MAKA influensa, CF: 0,7

Kelebihan dan Kekurangan Metode Certainty Factors

Kelebihan metode Certainty Factors adalah:

1. Metode ini cocok dipakai dalam sistem pakar untuk mengukur sesuatu apakah pasti atau tidak pasti dalam mendiagnosis penyakit sebagai salah satu contohnya.

2. Perhitungan dengan menggunakan metode ini dalam sekali hitung hanya dapat mengolah dua data saja sehingga keakuratan data dapat terjaga.

Kekurangan metode Certainty Factors adalah:

Ide umum dari pemodelan ketidakpastian manusia dengan menggunakan numerik metode certainty factors biasanya diperdebatkan. Sebagian orang akan membantah pendapat bahwa formula untuk metode certainty factors diatas memiliki sedikit kebenaran.

Metode ini hanya dapat mengolah ketidakpastian/kepastian hanya 2 data saja. Perlu dilakukan beberapa kali pengolahan data untuk data yang lebih dari 2 buah.

sumber : http://paustayugianus.blog.upi.edu/2010/01/

JARINGAN SYARAF TIRUAN

Jaringan syaraf adalah merupakan salah satu representasi buatan dari otak
manusia yang selalu mencoba untuk mensimulasikan proses pembelajaran pada
otak manusia tersebut. Istilah buatan disini digunakan karena jaringan syaraf ini
diimplementasikan dengan menggunakan program komputer yang mampu
menyelesaikan sejumlah proses perhitungan selama proses pembelajaran.

8.1 OTAK MANUSIA
Otak manusia berisi berjuta-juta sel syaraf yang bertugas untuk memproses
informasi. Tiap-tiap sel bekerja seperti suatu prosesor sederhana. Masing-masing
sel tersebut saling berinteraksi sehingga mendukung kemampuan kerja otak
manusia.

Selanjutnya : Download <a href="http://lentiasidauruk.tk/wp-content/uploads/2015/02/Bahan-9-Jaringan-Saraf-Tiruan.pdf">Bahan 9 Jaringan Saraf Tiruan</a>

Etika Profesi

Pengertian Etika Secara Umum dan Khusus
Etika secara umum, berbicara mengenai kondisi-kondisi dasar bagaimana manusia bertindak secara etis, bagaimana manusia mengambil keputusan etis, teori-teori etika dan prinsip-prinsip moral dasar yang menjadi pegangan bagi manusia dalam bertindak serta tolak ukur dalam menilai baik atau buruknya suatu tindakan. Etika umum dapat di analogikan dengan ilmu pengetahuan, yang membahas mengenai pengertian umum dan teori-teori.
Etika secara khusus, merupakan penerapan prinsip-prinsip moral dasar dalam bidang kehidupan yang khusus. Penerapan ini bisa berwujud : Bagaimana saya mengambil keputusan dan bertindak dalam bidang kehidupan dan kegiatan khusus yang saya lakukan, yang didasari oleh cara, teori dan prinsip-prinsip moral dasar. Namun, penerapan itu dapat juga berwujud : Bagaimana saya menilai perilaku saya dan orang lain dalam bidang kegiatan dan kehidupan khusus yang dilatarbelakangi oleh kondisi yang memungkinkan manusia bertindak etis : cara bagaimana manusia mengambil suatu keputusan atau tindakan, dan teori serta prinsip moral dasar yang ada dibaliknya.
Etika secara khusus dibagi lagi menjadi dua bagian :
a. Etika individual, yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap dirinya sendiri.
b. Etika sosial, yaitu berbicara mengenai kewajiban, sikap dan pola perilaku manusia sebagai anggota umat manusia.


Untuk selanjutnya download :
<a href="http://lentiasidauruk.tk/wp-content/uploads/2015/04/Etika-Profesi.pptx">Etika Profesi</a>

Kamu Sangat Diberkati

Pernah nggak sih kamu ngerasain kalo hidup itu bener-bener ‘bad’ dan nggak berarti lagi dan berharap, coba kalo kita bisa ada di kehidupan yang lain! Saya akui, saya cukup sering merasa begitu.
Saya pikir, hidup ini kayanya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya aja! ‘Kerja menyebalkan’, hidup tak berguna’, dan nggak ada sesuatu yang beres!

Tapi semua itu berubah… sejak kemarin…
Pandangan saya tentang hidup ini benar-benar telah berubah! Tepatnya terjadi setelah saya bercakap-cakap dengan teman saya. Ia mengatakan kepada saya bahwa walau ia mempunyai 2 pekerjaan dan berpenghasilan sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan senantiasa bersukacita.
Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita selalu dengan gajinya yang minim itu untuk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya, istrinya, 2 putrinya, ditambah lagi tagihan-tagihan rumah tangga yang numpuk!

Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia alami di India. Hal ini dialaminya beberapa tahun yang lalu saat ia sedang berada dalam situasi yang berat.
Setelah banyak kemunduran yang ia alami itu, ia memutuskan untuk menarik nafas sejenak dan mengikuti tur ke India. Ia mengatakan bahwa di India, ia melihat tepat di depan matanya sendiri bagaimana seorang ibu MEMOTONG tangan kanan anaknya sendiri dengan sebuah golok!!

Keputusasaan dalam mata sang ibu, jeritan kesakitan dari seorang anak yang tidak berdosa yang saat itu masih berumur 4 tahun! terus menghantuinya sampai sekarang.
Kamu mungkin sekarang bertanya-tanya, kenapa ibu itu begitu tega melakukan hal itu? Apa anaknya itu ’so naughty’ atau tangannya itu terkena suatu penyakit sampai harus dipotong? Ternyata tidak!
Semua itu dilakukan sang ibu hanya agar anaknya dapat …MENGEMIS…!

Ibu itu sengaja menyebabkan anaknya cacat agar dikasihani orang-orang saat mengemis di jalanan! Saya benar-benar tidak dapat menerima hal ini, tetapi ini adalah KENYATAAN!
Hanya saja hal mengerikan seperti ini terjadi di belahan dunia yang lain yang tidak dapat saya lihat sendiri!
Kembali pada pengalaman sahabat saya itu, ia juga mengatakan bahwa setelah itu ketika ia sedang berjalan-jalan sambil memakan sepotong roti, ia tidak sengaja menjatuhkan potongan kecil dari roti yang ia makan itu ke tanah. Kemudian dalam sekejap mata, segerombolan anak kira-kira 6 orang anak sudah mengerubungi potongan kecil dari roti yang sudah kotor itu… mereka berebutan untuk memakannya! (suatu reaksi yang alami dari kelaparan).
Terkejut dengan apa yang baru saja ia alami, kemudian sahabatku itu menyuruh guidenya untuk mengantarkannya ke toko roti terdekat.

Ia menemukan 2 toko roti dan kemudian membeli semua roti yang ada di kedua toko itu! Pemilik toko sampai kebingungan, tetapi ia bersedia menjual semua rotinya. Kurang dari $100 dihabiskan untuk memperoleh 400 potong roti (jadi tidak sampai $0,25 / potong) dan ia juga meng- habiskan kurang lebih $ 100 lagi untuk membeli barang keperluan sehari-hari. Kemudian ia pun berangkat kembali ke jalan yang tadi dengan membawa satu truk yang dipenuhi dengan roti dan barang-barang keperluan sehari-hari kepada anak-anak (yang kebanyakan CACAT) dan beberapa orang-orang dewasa disitu! Ia pun mendapatkan imbalan yang sungguh tak ternilai harganya, yaitu kegembiraan dan rasa hormat dari orang-orang yang kurang beruntung ini!

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasa heran bagaimana seseorang bisa melepaskan kehormatan dirinya hanya untuk sepotong roti yang tidak sampai $ 0,25! Ia mulai bertanya-tanya pada dirinya sendiri, betapa beruntungnya ia masih mempunyai tubuh yang sempurna, pekerjaan yang baik, juga keluarga yang hangat. Juga untuk setiap kesempatan dimana ia masih dapat berkomentar mana makanan yang enak, mempunyai kesempatan untuk berpakaian rapi, punya begitu banyak hal dimana orang-orang yang ada di hadapannya ini AMAT KEKURANGAN!
Sekarang aku pun mulai berpikir seperti itu juga! Sebenarnya, apakah hidup saya ini sedemikian buruknya? TIDAK, sebenarnya tidak buruk sama sekali!! Nah, bagaimana dengan kamu?
Mungkin di waktu lain saat kamu mulai berpikir seperti aku, cobalah ingat kembali tentang seorang anak kecil yang HARUS KEHILANGAN sebelah tangannya hanya untuk mengemis di pinggir jalan!

Saudara, banyak hal yang sudah kita alami dalam menjalani kehidupan kita selama ini, sudahkah kita BERSYUKUR? Apakah kita mengeluh saja dan selalu merasa tidak puas dengan apa yang sudah kita miliki?

sumber: kumpulan renungan
By : Romo Laurensius Rony

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2015/04/kamu-sangat-diberkati/

Dilarang Memancing

Alkisah ada sebuah legenda mengenai seorang pendeta di sebuah paroki kecil di daerah Midwestern yang sebagai seorang muda telah melakukan apa yang menurutnya adalah sebuah dosa yang amat besar. Sekalipun ia telah meminta pengampunan Tuhan, sepanjang hidupnya ia menanggung beban dari dosanya itu.
Sekalipun ia telah menjadi seorang pendeta, ia tetap tak dapat dengan tuntas meyakini bahwa Tuhan telah mengampuninya. Tetapi ia mendengar mengenai seorang wanita tua di jemaatnya yang kadangkala mendapatkan penglihatan. Di saat mendapat penglihatan tersebut, sang wanita seringkali saling berkata-kata dengan Tuhan.
Suatu hari sang pendeta berhasil mendapat cukup keberanian untuk mengunjungi wanita tersebut. Sang wanita mempersilahkannya masuk dan menyuguhkan secangkir teh. Pada akhir kunjungannya, si pendeta menaruh cangkirnya diatas meja dan memandang pada sang wanita.
“Benarkah kadang kala ibu mendapat penglihatan?” tanyanya.
“Ya”, ia menjawab.
“Apakah juga benar, bahwa saat penglihatan tersebut, ibu seringkali berkata-kata dengan Tuhan?”
“Ya”, jawabnya.
“Mmm… jika anda mendapatkan penglihatan lagi dan berkata-kata dengan Tuhan, maukah ibu tanyakan satu pertanyaan bagi saya?”.
Sang wanita memandang sedikit heran pada si pendeta. Belum pernah ia mendapat permintaan seperti itu.
“Ya, dengan senang hati,” jawabnya.
“Apa yang bapak ingin saya tanyakan?”
“Mmm..” sang pendeta memulai, “Tolong tanyakan pada Tuhan, dosa apakah yang pernah dilakukan pendetanya ini di masa mudanya.”
Sang wanita, benar-benar heran sekarang, segera saja setuju. Beberapa minggupun berlalu, dan sang pendeta sekali lagi mengunjungi wanita itu.
Setelah menikmati secangkir teh, dengan hati-hati dan malu-malu ia bertanya, “Sudahkah ibu mendapatkan penglihatan baru-baru ini?”
“Oh ya, saya mendapatkannya”, jawab sang wanita.
“Apakah anda saling berkata-kata dengan Tuhan?”
“Ya.”
“Apakah ibu bertanya kepada Tuhan dosa apakah yang pernah saya lakukan dimasa muda saya?”
“Ya,” sang wanita menjawab, “saya menanyakannya.”
Sang pendeta, gelisah dan takut, ragu-ragu sejenak dan kemudian bertanya,
“Lalu,apa yang Tuhan katakan?”
Sang wanita mengangkat wajahnya dan memandang si pendeta dan kemudian menjawab dengan lembut, “Tuhan mengatakan Ia tidak dapat lagi mengingatnya.”
Tuhan tidak hanya mengampuni dosa, Ia juga memilih untuk melupakannya. Alkitab menyatakan pada kita bahwa Ia mengambil dosa-dosa kita dan membenamkannya di bagian laut yang terdalam. Dan kemudian, sebagaimana yang pernah dikatakan oleh Corrie ten Boom, “Sesudah itu ia memasang sebuah papan bertuliskan, ‘Dilarang Memancing’.”
Jika Tuhan mengampuni kita, dapatkah kita melakukan sesuatu yang kurang dari itu?

sumber: kumpulan renungan
By : Romo Laurensius Rony

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2015/04/dilarang-memancing/

AYAH TERHEBAT




Sudah beberapa malam tubuh Noah panas tinggi dan keadaannya sungguh membuat kami kuatir. Kesedihanku tak terkatakan melihat lemahnya tubuh kecil Noah, dan kesedihanku semakin bertambah saat mengingat ketulian yang dideritanya. Suatu malam suhu tubuh Noah sangat tinggi sehingga aku dan Marty, suamiku sepakat bergantian untuk merawatnya.

Tengah malam itu aku terjaga dan melihat Marty dengan penuh kasih sayang menimang - nimang Noah. Ia menaruh kepala Noah di dadanya yang bidang, supaya Noah dapat merasakan detak jantung ayah yang sangat mengasihinya. Untuk menidurkan dan menenangkan anak kami yang lain, biasanya kami menggunakan nyanyian atau bunyi mainan, tetapi untuk Noah kami menggunakan sentuhan. Noah terlihat tenang jika sedang dipeluk atau jemari kecilnya dipegang.

Beberapa menit kemudian aku bangun dan berdiri di depan pintu sambil memperhatikan pria yang luar biasa itu, ayah dari anak-anakku! Kemudian dengan lembut aku menyentuh bahunya sambil menawarkan diri untuk bergantian menggendong Noah, tetapi ia menggelengkan kepalanya. Malam itu aku kagum dengan pria yang telah kupilih menjadi pendamping hidupku, karena yang kutahu di luar sana banyak suami yang akan lebih memilih tidur di tengah malam daripada bergantian dengan istrinya untuk merawat anak-anak mereka.
Ketika pagi tiba, kami kembali membawa Noah ke dokter dan dokter menyarankan agar kami membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Di rumah sakit kami berdoa saat menanti hasil test yang dilakukan untuk mengetahui penyakit Noah.

Kami sehati berdoa memohon kesembuhan untuk Noah dan saat itu kami merasakan kekuatan baru Tuhan alirkan di hati kami. Tak lama kemudian dokter memanggil kami dan memberitahukan bahwa Noah hanya terkena influensa. Kami saling pandang dan tersenyum sambil menghapus air mata yang menetes di pipi.
Setelah pulang dari rumah sakit aku melihat hubungan Marty dan Noah semakin akrab. Marty sering membacakan buku cerita dengan memegang tangan Noah guna mengajarinya membentuk tanda dari huruf-huruf yang ada di buku itu. Bahasa isyarat pertama yang diajarkan Marty adalah mengatakan “aku mencintaimu”. Sebagai wanita aku merasa mampu mengasihi dan memelihara keluargaku karena ditopang oleh suami yang hebat. Marty adalah pria paling tepat yang telah kupilih menjadi ayah bagi anak-anakku.
Alkitab menceritakan bahwa Ishak juga memiliki ayah yang hebat. Sebagai ayah yang hebat, Abraham mendidik Ishak menjadi orang yang takut akan Tuhan. Abraham memelihara Ishak ketika Sara telah meninggal dunia. Kehebatan Abraham sebagai ayah disempurnakan ketika ia meminta Eliezer pergi ek Aram-Mesopotamia untuk mencari pendamping hidup bagi Ishak dari kaumnya.

Ayah yang hebat adalah ayah yang menjadi sahabat bagi anak-anaknya.

Anonymous - written by Jack
By : Romo Laurensius Rony

Sumber : http://lentiasidauruk.tk/2015/04/ayah-terhebat/

Selasa, 21 April 2015

Pemodelan dan Simulasi

BAB II
PEMBAHASAN

2.1   Sejarah Pemodelan dan Simulasi
Pemodelan dan simulasi pada komputer pertama kali ditempatkan untuk digunakan di industri luar angkasa pada tahun 1950-an. Pada tahu 1960-an, dimulai diaplikasikan di sistem industri walaupun model-modelnya terkadang masih sederhana. Terdapat beberapa alasan kenapa hal ini berkembang secara perlahan, yaitu :
  • Komputer pada saat itu mahal
  • Pemodelan yang dilakukan membutuhkan pemrograman yang sangat luas.
  • Kecepatan untuk memproses sangat lambat.
  • Memory yang digunakan sangat terbatas.
Model simulasi yang terdahulu digunakan hanya menggunakan bahasa pemrograman umum seperti FORTRAN. Seiring semakin adanya ketertarikan dalam perkembangan simulasi, hal ini menjadi nyata karena terdapat banyak sistem yang ada mempunyai karakteristik yang sama yang dapat diterjemahkan kedalam bahasa pemodelan umum. Beberapa bahasa simulasi dikembangkan (GPSS, SIMSCRIPT, SIMAN, SLAM, dan lainnya) untuk tingkat pemodelan dari sistem yang tertuju pada sistem antrian. Bahasa pemrograman ini menyediakan fitur untuk memperbaiki waktu proses entitypenggunaan bahan baku, dan situasi antrian. Laporan secara umum pun disediakan dalam bahasa pemrograman ini.

Pengenalan simulasi kepada berbagai macam industri dimulai sejak tahun 1980-an, lebih banyak sistem industri, semakin spesifik simulasi produk yang dilakukan (AutoMod, ProModel, WITNESS) dan harus saling bekerjasama antar kareakteristiknya. Karena banyak produk-produk yang bermunculan dalam pengendalian datanya mengalami kekurangan kapasitas untuk pemrogramannya itu sendiri. Dengan demikian fleksibilitas untuk mengkombinasi bahasa simulasi dilakukan dengan simulator yang mudah untuk digunakan.
Hal yang harus dilakukan dalam simulasi dalam simulasi visualisasi interaktif adalah dimana pengguna dari model harus secara aktif berpartisipasi dalam simulasi. Keputusan harus dapat dibuat ketika simulasi yang dijalankan meliputi pengelompokan kerja, pembagian kerja, dan lainnya. (Harrel C., dan Tumai K., 1995, “Simulation Made Easy, a Manager’s Guide”, Institute of Industrial Engineers, Georgia;   39-40)

Berikut adalah ilustrasi evolusi dari bahasa simulasi selama beberapa dekade sebelumnya :

perkembangan simulasi

Gambar 1. Evolusi Simulasi
(Sumber : Harrel C., dan Tumai K., 1995, “Simulation Made Easy, a Manager’s Guide”, Institute of Industrial Engineers, Georgia;   40)


2.2    Komponen Software Simulasi

Software simulasi memiliki beberapa modul untuk melakukan fungsi yang berbeda selama pembuatan model simulasi. Beberapa modul dideskripsikan sebagai berikut :



komponen simulasi

Gambar 2. Komponen Sistem Simulasi
(Sumber : Harrel C., dan Tumai K., 1995, “Simulation Made Easy, a Manager’s Guide”, Institute of Industrial Engineers, Georgia;   41)


2.3    Perkembangan Penggunaan Simulasi

Penggunaan simulasi semakin meningkat karena meningkatnya tantangan dalam sistem manufaktur dan jasa (service ) :
  • Sistem memiliki siklus hidup yang semakin pendek (shorter life cycles ),
  • Sistem semakin komplek (more complex ),
  • Sistem makin memerlukan performance yang makin tinggi (higher performance requirements ).
Meningkatnya penggunaan simulasi dipengaruhi oleh:
  • Meningkatnya kepedulian dan pengertian terhadap teknologi,
  • Meningkatnya ketersediaan dan kemampuan software simulasi yang easy-of-use,
  • Meningkatnya memori dan kecepatan pemprosesan computer,
  • Menurunnya harga hardware computer.

Penggunaan simulasi  :
  • Sistem Design,
  • Sistem Management,
  • Panjadwalan produksi/pelanggan, penjadwalan sumber daya, penjadwalan perawatan, mengatur aliran material/customer , manajemen persediaan, manajemen kualitas,
  • Training and education,
  • Communication and Sales,
  • Public Relations.

2.4   Konsep Dasar Simulasi

Simulasi adalah suatu cara untuk menduplikasi / menggambarkan ciri, tampilan, dan karakteristik dari suatu system nyata. Simulasi merupakan alat yang tepat untuk digunakan terutama jika diharuskan untuk melakukan eksperimen dalam rangka mencari komentar terbaik dari komponen-komponen sistem. Hal ini dikarenakan sangat mahal dan memerlukan waktu yang lama jika eksperimen dicoba secara riil. Dengan melakukan studi simulasi maka dalam waktu singkat dapat ditentukan keputusan yang tepat serta dengan biaya yang tidak terlalu besar karena semuanya cukup dilakukan dengan komputer.

Pendekatan simulasi diawali dengan pembangunan model sistem nyata. Model tersebut harus dapat menunjukkan bagaimana berbagai komponen dalam sistem saling berinteraksi sehingga benar-benar menggambarkan perilaku sistem. Setelah model dibuat maka model tersebut ditransformasikan ke dalam program komputer sehingga memungkinkan untuk disimulasikan.

2.5   Sistem dan Model Simulasi

Sistem adalah kumpulan obyek yang saling berinteraksi dan bekerja sama untuk mencapai tujuan logis dalam  suatu lingkungan yang kompleks. Obyek  yang  menjadi  komponen  dari  sistem  dapat berupa obyek terkecil dan bisa juga berupa sub-sistem atau sistem yang lebih kecil lagi. Dalam  definisi  ini disertakan elemen lingkungan karena lingkungan sistem memberikan peran yang sangat penting terhadap perilaku sistem itu. Bagaimana komponen-komponen sistem itu berinteraksi, hal itu adalah dalam rangka mengantisipasi lingkungan.

Mengamati  sistem bukan hanya  mendefinisikan  komponen-komponen pendukung sistem, tetapi lebih dari  itu harus pula  mengetahui  perilaku dan  variabel-variabel  yang ada di dalamnya. Paling  tidak  analisis terhadap  sistem dapat membuat  konsepsi tentang  sistem itu.

Ada beberapa cara untuk dapat merancang, menganalisis dan mengoperasikan suatu sistem. Salah satunya adalah dengan melakukan pemodelan, membuat model dari sistem tersebut.

Model adalah  alat yang sangat  berguna  untuk menganalisis  maupun  merancang sistem. Sebagai alat komunikasi yang sangat efisien, model dapat  menunjukkan bagaimana suatu operasi bekerja dan mampu merangsang untuk berpikir bagaimana  meningkatkan atau memperbaikinya.

Model didefinisikan  sebagai suatu deskripsi logis tentang  bagaimana  sistem  bekerja atau komponen-komponen  berinteraksi. Dengan  membuat model dari suatu  istem  maka diharapkan dapat  lebih  mudah  untuk  melakukan analisis. Hal ini merupakan prinsip pemodelan, yaitu bahwa pemodelan bertujuan untuk mempermudah analisis dan pengembangannya.

Melakukan pemodelan adalah suatu cara untuk mempelajari sistem dan model itu sendiri dan juga bermacam-macam perbedaan perilakunya. Model merupakan contoh sederhana dari sistem dan menyerupai sifat-sifat sistem yang dipertimbangkan, tetapi tidak sama dengan sistem. Penyederhanaan dari system sangat penting agar dapat dipelajari secara seksama. Model dikembangkan dengan tujuan untuk studi tingkah-laku sistem melalui analisis rinci akan komponen atau unsur dan proses utama yang menyusun sistem dan interaksinya antara satu dengan yang lain. Jadi pengembangan model adalah suatu pendekatan yang tersedia untuk mendapatkan pengetahuan yang layak akan sistem. Model beperanan penting dalam pengembangan teori karena berfungsi sebagai konsep dasar yang menata rangkaian aturan yang digunakan untuk menggambarkan sistem.

Joneset al. (1987) mengemukakan dua sasaran pokok dari modeling  yaitu  pertama untuk memperoleh pengertian yang lebih baik mengenai hubungan sebab-akibat (cause-effect) dalam suatu sistem, serta untuk menyediakan interpretasi kualitatif dan kuantitatif yang lebih baik akan sistem tersebut. Sasaran kedua dari modeling lebih terapan atau berorientasi pada masalah yaitu untuk mendapatkan prediksi yang lebih baik akan tingkah-laku dari sistem yang digunakan segera dalam perbaikan pengendalian atau pengelolaan sistem. Berikut adalah cara untuk mempelajari sistem:


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc_97WcQzPMUCdrnkaxgLz4K6FPjg0w86Ow8PCASZt556Ar4f1vuTUHfJuzZ2A6WPYUJu1ZHh1XcPyW9seFQog3Nwoey64bHdw0lK30t_srQjgd5u_VvrLvu1YU5xcQOw79kYZz3LezWI/s1600/Untitled.jpg
Gambar 3. Cara Untuk Memperlajari Sistem



2.6   Klasifikasi Model Simulasi

Pada dasarnya model simulasi dikelompokkan dalam tiga dimensi yaitu [Law and Kelton, 1991]:
a) Model Simulasi Statis dengan Model Simulasi Dinamis.
Model simulasi statis digunakan untuk mempresentasikan sistem pada saat tertentu atau sistem yang tidak terpengaruh oleh perubahan waktu. Sedangkan model simulasi dinamis digunakan jika sistem yang dikaji dipengaruhi oleh perubahan waktu.

b) Model Simulasi Deterministik dengan Model Simulasi Stokastik.
Jika model simulasi yang akan dibentuk tidak mengandung variabel yang bersifat random, maka model simulasi tersebut dikatakan sebagi simulasi deterministik. Pada umumnya sistem yang dimodelkan dalam simulasi mengandung beberapa input yang bersifat random, maka pada sistem seperti ini model simulasi yang dibangun disebut model simulasi stokastik.

c) Model Simulasi Kontinu dengan Model Simulasi Diskret.
Untuk mengelompokkan suatu model simulasi apakah diskret atau kontinyu, sangat ditentukan oleh sistem yang dikaji. Suatu sistem dikatakan diskret jika variabel sistem yang mencerminkan status sistem berubah pada titik waktu tertentu, sedangkan sistem dikatakan kontinyu jika perubahan variabel sistem berlangsung secara berkelanjutan seiring dengan perubahan waktu.


2.7    Tujuan dan Tahapan  Simulasi  dan  Pemodelan

Tujuan Simulasi  dan  Pemodelan
  • Untuk mempelajari “behavior system”,
  • Mengembangkan pengertian mengenai interaksi bagian-bagian dari sebuah sistem, dan pengertian mengenai sistem secara keseluruhan.
  • Untuk pelatihan / training,
  • Untuk hiburan / permainan (game).

Tahapan Simulasi & Pemodelan
  1. Memahami sistem yang akan disimulasikan
  2. Mengembangkan model matematika dari sistem
  3. Mengembangkan model matematika untuk simulasi
  4. Membuat prgram (software) komputer
  5. Menguji, memverifikasi, dan  memvalidasi  keluaran  komputer
  6. Mengeksekusi  program  simulasi untuk tujuan tertentu.

2.8    Keuntungan  dan  Kerugian  Simulasi

Beberapa keuntungan simulasi bisa dihitung secara luas yang muncul sebagai berikut:
Ø  Sangat kompleks, dunia sistem yang nyata dengan element stokastik yang tidak dapat dijelaskan secara tepat oleh model matematik yang dapat dinilai secara analitik.  Dengan demikian, simulasi sering  hanya sebagai tipe untuk kemungkinan investigasi.
Ø   Simulasi memperkenankan sesuatu untuk mengestimasi kinerja keberadaan sistem dibawah beberapa kumpulan proyek pada kondisi operasional.
Ø  Alternatif menyusun rancangan sistem (atau alternatif kebijakan operasional untuk sistem tunggal) dapat dibandingkan melalui simulasi untuk mengetahui bagaimana menemukan persayaratan yang spesifik.
Ø  Dalam simulasi kita dapat menjaga  kontrol lebih baik melalui penelitian yang dikondisikan dari pada kemungkinan akan digeneralisasikan ketika penelitian dengan sistemnya sendiri.
Ø  Simulasi memperkenankan kita untuk belajar sebuah sistem sepanjang kerangka waktu, -misalnya dalam sistem ekonomi-dalam tekanan waktu, atau alternatifnya untuk belajar kerja sistem secara mendalam dalam perluasan waktu.
Simulasi tidak terlepas dari adanya kelemahannya.  Beberapa kerugian simulasi adalah sebagai berikut:
Ø  Setiap berjalannya kerja program sebuah model simulasi stokastik menghasilkan hanya estimasi pada karakteristik model yang benar untuk kumpulan utama parameter input.  Dengan demikian, beberapa jalannya program tergantung pada model yang mungkin disyaratkan untuk setiap kumpulan input parameter yang akan dipelajari.  Untuk alasan ini, model simulasi secara umum tidak baik pada optimalisasi pada perbandingan jumlahan yang tetap pada rancangan sistem alternatif secara khusus.  Dengan kata lain, model analitik, jika tersedia, akan sering menghasilkan secara mudah karakteristik yang benar secara nyata (Exact) pada model pada berbagai kumpulan input parameter.  Dengan demikain, jika model analitik valid adalah tersedia atau dapat dengan mudah dikembangkan, ini akan dapat dirujuk secara umum untuk sebuah model simulasi.
Ø  Model simulasi sering mahal dan memakan waktu untuk berkembang.
Ø  Volume yang besar pada bilangan yang dihasilkan oleh studi simulasi atau pengaruh yang persuasif pada animasi realistik sering menciptakan kecenderungan untuk menempatkan kepercayaan yang terlalu besar dalam hasil studi dari pada yang telah dibuktikan secara syah.  Jika model ini tidak valid mewakili sistem dalam belajar, hasil simualsi, bukan beban bagaimana munculnya  keenganan, akan memberikan sedikit manfaat informasi tentang sistem aktual.
Ketika memutuskan  apakah dilakukan studi simulasi atau tidak tersedia dikondisikan, kita hanya dapat  menasehati bahwa keuntungan dan kejelekan akan  terpegang dalam  pikiran kita dan bidang lainnya yang relevan pada situasi utama bisa menjadi baik.  Akhirnya, dicatat bahwa beberapa pelajaran model simulasi dan analitik harus bermanfaat.  Terutama, simulasi dapat digunakan untuk mengecek validitas asumsi yang dibutuhkan dalam model analitik.  Dengan kata lain, model analitik bisa menjadi alternatif saran yang masuk akal untuk investigasi studi simulasi.




Cara Menginstall Software Adobe Photoshop CS6

CARA MENGINSTALL SOFTWARE ADOBE PHOTOSHOP CS6 Haii guys, hari ini saya akan memberikan tutorial sederhana untuk menginstall Software...